Hubungan Perkembangan Teknologi dengan Dunia Bisnis
Pandangan Kevin A.K. sangat
menarik, berbeda dari yang sebelum-sebelumnya, Kevin memandang perkembangan
teknologi dari segi bisnis dan periklanan. Karena basic dari Kevin sendiri yang
bekerja dan menggeluti dunia periklanan. Menariknya, Kevin memandang
perkembangan teknologi ditengah-tengah antara paham Social Constructive dan
Technological Determination, karena dipengaruhi dengan sisi bisnis dan ekonomi
yang kental dengan tuntutan pencapaian profit. Membuka wawasan kita lebih luas
lagi dalam memandang sebuah perkembangan teknologi, sisi teknologi yang jarang
terfikirkan oleh orang-orang.
Menurut Kevin, “Teknologi saat ini
perkembangannya sangat masif dan super cepat, semua penciptaan produk teknologi
harus dari riset yang jelas, harus dari analisis perilaku konsumen yang jelas
dan juga analisis kebutuhan masyarakat, karena sesuatu yang lebih mudah dijual
adalah sesuatu yang bisa menjawab kebutuhan sehari-hari masyarakat”.
Tetapi
dilain sisi Kevin juga berpandangan bahwa “Perusahaan-perusahaan teknologi tidak
hanya sekedar membuat teknologi yg "dibutuhkan" masyarakat untuk
kehidupan yg lebih mudah saja niat awalnya, tetapi mereka juga banyak membuat gimmick
teknologi dengan tujuan supaya orang-orang tertarik untuk membeli, sehingga
pemanfaatannya belum 100% menjadi efektif karena sebenarnya masyarakat tidak
terlalu membutuhkan fitur-fitur teknologi tersebut”.
Berarti dalam dunia bisnis
pada dasarnya, perkembangan teknologi diciptakan sesuai kebutuhan, tetapi
akibat tuntutan pencapaian profit yang tinggi, sehingga perkembangan teknologi
yang selalu ditingkatkan mutunya tersebut pada akhirnya juga membentuk mindset
dan pola hidup masyarakat menjadi konsumtif, yang terkadang kecanggihan
teknologi itu tidak terlalu dibutuhkan untuk menunjang kebutuhan primer
masyarakat.
Kevin juga memberikan contoh
kongkretnya, “Hp yang dimilikinya dari zaman SMA seperti Samsung Note 2 atau 3,
sudah memiliki teknologi NFC, untuk pembayaran cashless, tetapi kenyataannya teknologi
NFC tersebut tidak terlalu sangat terpakai juga sampai sekarang, karena tidak
terlalu efektif juga penggunaannya di Indonesia”.
Masyarakat menjadi mudah
konsumtif karena pengemasan teknologi semenarik mungkin sehingga setiap
perkembangannya sekecil apapun terkesan sangat penting dan mengubah kehidupan kita.
Padahal kita harus tau apa saja kebutuhan kita dan teknologi mana yang sesuai
dengan kebutuhan kita.
Menurut Kevin, “Proteksi paling awal supaya lebih bijak
adalah meng-assest terlebih dulu kebutuhan kita dan juga atur skala
prioritasnya, setelah itu baru kita riset teknologi2 mana saja yg menjawab
prioritas kebutuhan kita”.
Jangan sampai kita hanya mengikuti trend tetapi kita
tidak terlalu paham, atau tidak terlalu membutuhkannya, karena kita menggunakan
suatu teknologi memang harus pure sesuai fungsinya.
“Jika melakukan hal
tersebut, hanya akan membuat diri kita sia-sia, dan terlihat konyol” kata
Kevin.



Comments